RUMAH AKSIOMA: Pembelajaran Edukasi Lingkungan
Kegiatan edukasi lingkungan bertajuk “Mengenal Sampah dan
Mengolah Sampah”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Dapertemen
PEMAL (Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan) yaitu RUMAH AKSIOMA (Ruang Unggulan Menimba Ilmu dan
Hikmah Sebagaimana Konsep dan Strategi Optimalisasi Matematika), yang
diselenggarakan oleh panitia Himpunan Mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Kampus
UNESA 5. Hadir sebagai pemateri utama adalah Kak Nurul dan Kak Zindo, dua
mahasiswa inspiratif yang membawakan materi dengan gaya komunikatif, hangat,
dan menyenangkan.
Dalam pembukaan acara, para mahasiswa mengajak adik-adik
peserta untuk mengenal lebih dalam tentang jenis-jenis sampah, seperti sampah
organik, anorganik, dan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Mengawali
kegiatan, peserta dikenalkan pada jenis-jenis sampah melalui media interaktif
dan demonstrasi langsung. Kak Nurul menyampaikan bahwa memahami asal dan jenis
sampah adalah langkah pertama untuk bisa mengelolanya dengan baik. Kak Zindo
memulai sesi dengan pendekatan cerita dan permainan interaktif yang membuat
suasana belajar menjadi menyenangkan dan mudah dipahami. Dengan banyak antusias
anak-anak pun aktif menjawab, bahkan beberapa siswa SD, SMP dan SMA tampak
antusias menunjukkan pengalaman mereka dalam mengumpulkan sampah plastik untuk
didaur ulang.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari perangkat desa,
termasuk kehadiran Carik Desa Tawangrejo, serta didampingi langsung oleh dosen
pembina Ormawa Prodi Pendidikan Matematika Kampus UNESA 5 dan guru-guru
pendamping dari masing-masing sekolah. Kolaborasi ini menjadikan suasana
pembelajaran lebih hangat, terarah, dan penuh makna. Kolaborasi ini juga dapat memperkuat
nuansa pembelajaran yang inklusif dan terarah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak
mendapatkan pembelajaran yang sangat kontekstual, bermanfaat, dan bisa
diterapkan di kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu guru pendamping dari SD
Tawangrejo. Dukungan dari pihak desa juga menunjukkan bahwa pendidikan
lingkungan tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi gerakan
bersama masyarakat.
Di penghujung kegiatan pemateri kedua ditutup dengan
pesan inspiratif dari Kak Zindo: “Kita bukan hanya belajar tentang sampah, tapi
belajar untuk peduli. Bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan bumi
kita.”Melalui kegiatan ini, RUMAH AKSIOMA membuktikan bahwa pembelajaran
matematika dan sains bisa dikemas secara kontekstual, menyenangkan, dan
berdampak langsung pada kehidupan nyata.
Penulis: Nurul Hidayah
Editor: Tim Website P.Mat