PKKMB Kampus UNESA 5 Day 1: Kirab Kolaborasi Program Studi
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus
5 resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada
Selasa, 20 Agustus 2024. Ratusan mahasiswa baru tampak berdatangan dengan penuh
semangat sejak pagi hari, mengenakan atribut yang telah ditentukan panitia.
Bagi sebagian besar dari mereka, inilah pertama kalinya menginjakkan kaki
secara resmi sebagai bagian dari keluarga besar Kampus UNESA 5 sebuah momen yang
tentu tidak akan mudah terlupakan.
Hari pertama PKKMB diwarnai dengan salah satu agenda yang paling dinantikan, yakni Kirab Kolaborasi Program Studi. Prosesi ini menampilkan seluruh program studi yang ada di Kampus UNESA 5 secara bergantian, masing-masing memperkenalkan diri dengan penuh kebanggaan. Suasana semakin hidup ketika setiap perwakilan prodi melakukan Simbolis Pemasangan Puzzle Program Studi, sebuah aksi yang sederhana namun sarat makna. Kepingan-kepingan puzzle yang disatukan itu menggambarkan bahwa setiap program studi, dengan segala keunikan dan kekhasan keilmuannya, adalah bagian yang tidak terpisahkan dari satu kesatuan besar Kampus UNESA 5. Kegiatan ini turut dilengkapi dengan Voice Over deskripsi singkat setiap program studi, sehingga para mahasiswa baru mendapatkan gambaran awal yang jelas mengenai profil, keunggulan, serta prospek dari prodi yang mereka pilih maupun prodi lain yang ada di kampus.
Setelah semangat kirab menghangatkan suasana, para peserta kemudian mendapatkan sesi Pengenalan Kampus UNESA 5 yang disampaikan oleh Bapak Gading Gamaputra, S.AP., MPA. Melalui pemaparan yang informatif dan engaging, beliau memperkenalkan secara menyeluruh wajah Kampus UNESA 5 yang berlokasi di Magetan mulai dari sejarah berdirinya, fasilitas yang tersedia, hingga visi besar kampus dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing. Sesi ini memberikan pemahaman penting bagi mahasiswa baru bahwa mereka kini adalah bagian dari kampus yang terus berkembang dan memiliki komitmen kuat terhadap kualitas pendidikan.
Suasana PKKMB semakin semarak dengan
hadirnya sesi talkshow Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) yang dibawakan oleh dua
sosok inspiratif, yakni Hasan Abdul Bar dan Naufal Hanif Ramadhan. Keduanya
berbagi cerita dan pengalaman nyata mengenai perjalanan mereka meraih prestasi
di tingkat perguruan tinggi. Tidak hanya memotivasi, sesi ini juga membuka
wawasan mahasiswa baru bahwa prestasi bukanlah hak eksklusif segelintir
orang melainkan buah dari kerja keras,
konsistensi, dan keberanian untuk terus mencoba. Antusiasme peserta begitu
terasa, dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada kedua narasumber
sepanjang sesi berlangsung.
Memasuki sesi materi, suasana auditorium
kembali tertib dan penuh perhatian. Sub-Materi II dengan tema "Tri Dharma
Perguruan Tinggi: Pilar Pengembangan Mahasiswa untuk Berkarya dan
Berinovasi" menjadi sajian intelektual yang sangat relevan bagi para
mahasiswa baru. Materi ini disampaikan oleh Bapak Fandi Fatoni, S.Pd., M.SM.,
dengan dipandu oleh moderator Aini Gita Nilam Sari yang memandu jalannya sesi
dengan luwes dan komunikatif. Dalam pemaparannya, Bapak Fandi mengajak seluruh
peserta untuk memahami secara mendalam tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan
Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Beliau
menegaskan bahwa ketiga pilar tersebut bukan sekadar konsep yang tertulis di
atas kertas, melainkan merupakan nafas dari kehidupan kampus yang harus
dihidupi oleh setiap mahasiswa dalam keseharian mereka. Bapak Fandi juga
menekankan bahwa masa studi di perguruan tinggi adalah momentum paling berharga
untuk membentuk diri menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademik,
tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menghasilkan inovasi
yang berdampak.
Melanjutkan semangat inovasi yang dibangun
oleh sesi sebelumnya, Bapak Bondan Sisephaputra, M.Kom. hadir membawakan
Sub-Materi V bertema "Masa Depan Pendidikan Tinggi: Inovasi Digital dan
Etika Teknologi dalam Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0". Dengan
gaya penyampaian yang lugas dan penuh referensi aktual, beliau mengupas
bagaimana dunia pendidikan tinggi kini tengah berada di titik transformasi yang
sangat fundamental. Mahasiswa baru diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna
teknologi, tetapi juga menjadi pelaku inovasi yang memahami etika dan tanggung
jawab dalam pemanfaatan teknologi di era yang terus bergerak cepat ini. Pesan
beliau terasa mengena bahwa mahasiswa hari ini adalah penentu wajah peradaban
di masa mendatang.
Menutup rangkaian sesi materi hari
pertama, Ibu Dwi Lorry Juniarisca, S.Pd., M.Ed. tampil membawakan materi
bertajuk "Career Development through Networking: Embracing Opportunities
in the Globalized World". Dengan pendekatan yang hangat dan inspiratif,
beliau memaparkan betapa pentingnya membangun jaringan sejak dini sebagai bekal
menghadapi dunia kerja yang semakin global dan kompetitif. Para mahasiswa baru
diingatkan bahwa karier yang gemilang tidak hanya dibangun di atas nilai
akademik semata, tetapi juga dari kemampuan menjalin relasi, memanfaatkan
peluang, dan memiliki wawasan lintas budaya yang luas. Sesi ini menjadi penutup
yang tepat untuk mengakhiri hari pertama yang padat namun sangat bermakna.
Hari pertama PKKMB Kampus UNESA 5 Tahun 2024 resmi ditutup dengan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta. Rangkaian acara yang padat namun bermakna ini diharapkan mampu menjadi fondasi awal yang kuat bagi mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademik mereka. PKKMB akan terus berlanjut pada hari-hari berikutnya dengan agenda yang tidak kalah inspiratif dan informatif.